Top Social

[Review] Natur Hair Loss Treatment Series

|
Hai semuanya!

Di sini ada yang punya masalah sama rambut rontok, gak? Atau rambut patah? Or bercabang? Kalau kalian punya semua masalah itu, artinya kalian wajib baca review-ku satu ini!

Hari ini, aku mau mereview rangkaian perawatan rambut dari Natur untuk rambut rontok yang aku dapat dari acara Hair Beauty Dating bersama Female Daily kemarin.






Satu set untuk rambut rontok ini terdiri dari 5 produk, yaitu shampoo, conditioner, hair tonic, hair mask, dan produk baru mereka, hair serum. Semua produk dari series ini mengandung ginseng (kecuali serumnya) yang notabene bagus banget buat mencegah kerontokan dan memperkuat akar rambut.

Kalian bingung, kenapa sih mesti Natur? Kan ada brand-brand lain yang punya produk untuk rambut rontok.

Well, kalian sangat harus wajib memakai Natur karena Natur tidak seperti merk perawatan rambut lain yang beredar di pasaran yang memakai bahan dasar detergen minyak bumi, pewarna dan pewangi buatan, silicone, dan zat kimia lainnya yang dijamin membuat rambut kalian rusak (berketombe, bercabang, rontok, kusam, dll). Natur memakai bahan yang alami dan ramah lingkungan yang tidak akan memperparah kondisi rambut kalian. Bahkan dapat dibilang, Natur sedikit mengingatkan pada ramuan-ramuan herbal untuk rambut di masa lampau (menurutku sih, soalnya nenekku pernah pakai ramuan herbal untuk rambut dan sedikit banyak mengingatkanku dengan Natur ini XD)

Karena produknya lumayan banyak, dan agar semua dikupas setuntas-tuntasnya (ciaelah kayak berita aja), aku bakal review satu-satu dan dimulai dari


1. Natur Natural Extract Shampoo with Ginseng Extract



Fungsi : Membantu merawat kekuatan akar rambut sehingga menjadikan rambut bersih, tetap sehat, & kuat

Bahan aktif : Ekstrak ginseng

Penggunaan : Digunakan sehari-hari.

Tersedia Ukuran : 80 ml, 140 ml, 220 ml, 700 ml.

Aku mesti bilang kalau aku suka sama packaging-nya! Sangat tradisional, simpel, ada nilai jual, dan tidak terkesan murahan. Mungkin sebagian dari kalian akan menilai kemasannya terlalu jadul, orang tua banget, dan suram. Tapi aku pribadi suka, karena kemasannya itu unik dan tidak pasaran. Tutupnya pun flip-flop jadi tidak bakal tumpah.


Detail produk pun sangat jelas di box serta bagian belakangnya, termasuk tanggal expired-nya.

Untuk isinya, warnanya coklat keemasan dengan tekstur yang lumayan cair jika dibandingkan dengan merk shampoo yang lain.


Dan busanya tidak banyak, yang menandakan shampoo ini tidak mengandung detergen sebagaimana shampoo yang lain.


Lah? Jadi gimana bersihinnya kalau tidak ada detergen?

Shampoo Natur ini memakai bahan dasar kelapa sawit sebagai busa pembersihnya. Dan beda dengan detergen minyak bumi, kelapa sawit jauh lebih ramah lingkungan dan tentunya, aman untuk rambut.

Aromanya sih aku suka, seperti bunga floral gimana gitu, tapi bukan ke floral manis, ya. Ini seperti wangi floral yang ringan. Jadi kalau misalnya kalian pikir wanginya bakal kayak obat, kalian salah! Karena wanginya enak banget XD

Setelah dipakai, rambut terasa bersih, dan sedikit kesat. Bagus untuk rambut berminyak karena sebum dan kotoran terangkat. Tapi untuk rambut kering, kalian mungkin harus pakai conditioner-nya juga agar rambut kalian tidak kering.

(+) 
- Packaging-nya unik & ada travel-sizenya
- Wanginya enak
- Tidak mengandung detergen
- Rambut jadi bersih banget

(-) 
- Mungkin yang rambut kering akan kurang suka karena shampoo ini tidak terlalu melembutkan




2. Natur Conditioner Moisture & Hair Fall Control with Ginseng & Olive Oil



Fungsi : Melembutkan dan membantu merawat kekuatan helai rambut.

Bahan aktif : Ekstrak ginseng & olive oil

Penggunaan : Digunakan setelah menggunakan Natur Natural Extract Shampoo

Tersedia ukuran : 200 ml

Untuk conditioner-nya, bentuknya rada besar dengan model tube, jadi menurutku akan kurang travel-friendly.


Untuk tekstur dan warna, sama seperti conditioner yang lain, yaitu putih dan kental.


Kalau wanginya, aroma floralnya lebih manis ketimbang shampoo-nya.

Setelah pengaplikasian dan dibilas, rambutku memang jadi lebih lembut, tapi tidak lembut yang benar-benar 'WAH', efek lembutnya so-so saja.

(+)
- Memakai bahan natural
- Wanginya manis

(-)
- Kurang travel-friendly
- Dalam melembutkan, efeknya so-so saja


3. Natur Natural Extract Hair Tonic with Ginseng Extract



Fungsi : Menutrisi, membantu mengurangi rambut rontok dengan merawat kekuatan akar rambut.


Bahan aktif : Ekstrak ginseng.

Penggunaan : Digunakan setelah keramas, diteteskan pada kulit kepala.

Tersedia ukuran : 125 ml.

Bentuk-bentuknya hampir mirip sama shampoo-nya, hanya saja hair tonic ini tutupnya ulir a.k.a diputar gitu, dan jujur saja, aku kurang suka karena rentan tumpah kalau tutupnya gak bener :(


Wanginya sama seperti shampoo, floral yang ringan. Bukan bau-bau obat atau chemical yang tidak enak di hidung.

Untuk isi, sepintas warnanya bening, tapi sebenarnya kalau diperhatikan, berwarna coklat keemasan. Teksturnya sendiri seperti air.


Tonic ini tidak memberi rasa berminyak atau lengekt di kulit kepala. Sebaliknya, kulit kepala jadi (kerasa banget) jadi lebih subur, segar, dan bersih.

(+)
- Wanginya enak
- Tidak berminyak atau lengket
- Menyehatkan bagian akar rambut

(-)
- Rentan tumpah karena tutupnya ulir



4. Natur Hair Serum Protecting Treatment




Fungsi :
- Menutrisi & mempertahankan kekuatan rambut dari kerusakan akibat treatment dekoratif rambut.
- Menjaga kelembaban alami rambut.
- Merawat kemilau rambut nampak bercahaya.

Bahan aktif : Natural active oil & Vit E

Penggunaan : Apliksikan pada helaian rambut yang rusak, hindari pemakaian di kulit kepala.

Tersedia ukuran : 60 ml

Kemasan serumnya menurutku adalah kemasan yang paling prepared di antara semuanya. Kenapa? Karena bentuknya pump gitu dengan tutup plastik untuk menjaga kehigenisan mulut pump.



Wanginya enak, wanginya paling manis (tapi gak bikin enak) di antara semuanya.

Untuk warna dan tekstur, warnanya bening dengan tekstur yang kental.


Saat dipakai ke helai-helai rambut, terasa banget rambutku jadi jauuuhhhhhh lebih lembut, berkilau, dan lemes. Problem rambutku yang paling parah itu adalah kusut dan ngembang. Walaupun aku pakai conditioner banyak-banyak, tetap saja rambutku akan tetap mengembang. Dan serum ini membantu banget karena bisa melemaskan rambutku dan tambahannya, bikin rambut wangi!

Dan kalian tahu problema rambut ijuk? Nah, rambutku itu sudah kayak sapu ijuk beneran dan pas kena sinar matahari, pokoknya engga banget deh! Tapi serum ini bisa 'mengjinakkan' rambut ijukku, lho! Percaya, gak percaya ... but it's real!

Aku biasanya pakai ini setelah keramas (saat sudah kering) dan sebelum memakai hair iron. Kenapa? Agar keratin pada rambut tetap terlindungi walaupun disiksa dengan alat styling yang panas, karena serum ini membantu melapisi helaian rambut, lho! Selain itu, serum ini benar-benar membuat rambutku jadi lebih gampang diatur!

Bikin lengket, gak? No! Serum ini tidak membuat lengket. Sedikit berminyak, iya, tapi tidak lengket. Justru sensasi berminyak itulah yang membuat rambut jadi lembut.


(+)
- Packaging praktis, memakai pump
- Wanginya enak
- Melembutkan rambut
- Membuat rambut lemas dan gampang diatur
- Melapisi helaian rambut agar terlindung dari panasnya alat styling
- Tidak lengket
- Bye rambut ijuk!
- Membuat rambut lemas dan lebih mudah diatur (recomended banget buat yang punya rambut kusut!)

(-)
- Tidak ada travel-sizenya


 5. Natur Hair Mask Hair Loss Treatment with Ginseng Extract & Olive Oil




Fungsi : Membantu merawat kekuatan akar rambut, menutrisi, dan menjaga kelembapan rambut.

Bahan aktif : Ektrak ginseng & olive oil

Penggunaan : Digunakan setelah keramas, dioleskan pada helaian rambut. Digunakan satu kali dalam seminggu atau digunakan sesuai kebutuhan rambut anda.

Aku tidak suka sama kemasannya, karena bentuknya sachet, bukan jar atau tube gitu. Bayangin saja, kalau misalnya kalian maskeran pakai ini dan masih ada sisa, masa diiket lagi pakai karet? Well, menurutku itu kurang higenis, kurang elegan, meribetkan, dan sedikit terkesan murahan. Aku harap Natur akan lebih mengembangkan kemasan dari masker ini.


Isi dalam 1 sachet ini pun banyak. Mungkin yang punya rambut panjang super lebat mampu menghabiskan 1 sachet masker ini. Tapi bagi aku yang berambut pendek, repot banget buat simpannya lagi karena masih ada sisa kira-kira setengahnya :(

Isinya berwarna putih kental seperti masker yang lain, dan wanginya juga floral.



Saat diaplikasikan ke rambut juga biasa saja,  tidak ada sensasi dingin bla bla bla. Lalu setelah 15 menit, aku membilasnya dan...

Rambutku jadi lebih wangi, lembut, dan sehat. Overall aku suka sih sama efeknya, hanya saja packaging-nya itu loh :(

(+)
- Melembutkan
- Wanginya enak
- Tidak ada reaksi negatif seperti panas atau gatal

(-)
- Kemasannya sachet

-:-:-

Aku pun memakai rangkaian rambut dari Natur ini setiap hari selama kurang lebih 4 hari dan perbedaannya sudah kelihatan, lho!

Biasanya tiap pagi selalu ada helaian-helaian rambut yang menjijikan di tempat tidur, dan saat sore selalu ada rambut-rambut menggelikan di lantai. Tapi sekarang (aku sendiri juga gak percaya), helai-helai rambut menjijikan itu hanya sedikiittt!

Problem rambut rontok aku memang sudah parah. Saking parahnya, bahkan mamaku sering ngomel sebaiknya rambutku digunduli saja biar rumah tidak kotor. Tapi sekarang, aku bisa bernafas lega karena rambut rontok itu sudah hampir tidak ada, HOHOHO!

Rambutku juga jadi lebih gampang diatur, lembut, dan lebih sehat. Rambutku juga jadi tidak semegar biasanya dan sekarang tiap sisiran, hampir tidak ada satu helai pun rambut yang tersangkut.

Mahal gak? Enggak, karena semua produknya ini di bawah Rp 100.000. Gampang dicari lagi, di Indomaret juga ada, bahkan di warung dekat rumahku juga ada jual shampoo-nya. Jadi, yes, Natur series ini terjangkau untuk siapapun.

Rate? 9.7 / 10

Recomended? YES YES YES!!

-:-:-

Walaupun ini review sponsored, tapi semua ini adalah murni OPINI JUJUR! Semuanya murni pendapatku, ya, dan efek di tiap orang itu beda-beda, jadi jangan salahkan aku kalau hasilnya beda di kalian karena tiap individu itu tidak ada yang sama.

Produk favoritku apa? Aku paling suka hair serumnya sih, hehehe ^^, kalau kalian paling suka yang mana?


Love you all,
XOXO

[Review] 3CE Tattoo Lip Tint

|
Halo semuanya.

Hari ini aku mau review lip tint yang lagi aku sukaaaaaaaaaaaa banget tahun ini, yaitu 3CE Tattoo Lip Tint! Sebenarnya sih aku sudah beli ini pas awal Januari, tapi yah ... karena aku anaknya ngaret, jadi ditunda terus HAHA.


Buat yang suka sama hal-hal kekorean, pasti sudah tahu dong sama merk 3CE atau 3 Concept Eyes ini? Merk 3CE itu adalah anak dari fashion-line terkenal, Stylenanda. 3CE itu terkenal sama konsep imutnya, dan harganya memang tergolong 'ke atas'.

Kenapa nama lip tint ini tattoo? Karena, lip tint ini menjanjikan hasil yang intens, transfer-proof, serta tahan lama seperti hasil lip tattoo, tapi tidak perlu dipeel-off atau dikupas. Jadi pemakaiannya seperti lip tint biasa, namun hasil seperti lip tattoo!

3CE Tattoo Lip Tint ini tersedia dalam 5 warna, yaitu Coma, Coolest, Ludwig, Candy Jelly, dan Yay Or Nay.


Warna-warna dari lip tattoo ini dapat dibilang bold banget, apalagi warna merahnya, jadi aku memutuskan untuk hanya mengambil 2 warna, yaitu Ludwig dan Candy Jelly.

First of all, aku mau bilang packaging lip tint ini lucu banget!


Dari kardus saja sudah imut, setuju? Warna bibir di kardusnya berbeda, tergantung shades-nya

Di atas kardus terdapat warna shades-nya.

Di belakang box terdapat logo segitiga 3CE yang khas.

Di kedua sisi lain terdapat detail yang ditulis dengan huruf Hangeul, jadi aku gak bisa terjemahin (sorry :*)



Botolnya juga gak kalah lucu! Sama-sama warna pink dengan gambar love yang melt berwarna lip tint yang ada di dalamnya. 


Di bawah botol, terdapat keterangan shades juga.

Ukurannya sendiri memang tidak tergolong ramping, rada 'gendut', tapi aku suka! Dan tetap enak dibawa-bawa.


Bentuk segelnya pun imut XD

Untuk aplikatornya, aku juga suka! Tangkainya termasuk panjang dan kuasnya berbentuk S yang bakal memudahkan pemakaian.



Untuk teksturnya sendiri, lip tint ini termasuk kental. Dan untuk bau, ini yang bikin aku gak terlalu suka, karena baunya seperti lem gitu. But it's okay for me personally.

Lanjut ke warna, sekarang swatch-nya (Top : Ludwig, Bottom : Candy Jelly)


Setelah dicuci pun warnanya masih lumayan intens XD

Candy Jelly : Bright pink fuschia

Ludwig : Orangie warm red

Jujur aku rada kecewa dengan warna Candy Jelly, karena di foto warnanya lebih terang dan soft. Sementara untuk Ludwig, warna merahnya termasuk nge'jreng', padahal kalau di foto lebih natural. Tapi ah, sudahlah.

Setelah diaplikasikan, lip tint ini rada glossy di bibir, dan transfer. Jadi, sebaiknya kalian tunggu beberapa menit sampai kering, baru deh tidak transfer. Oh, dan jangan pakai lip tint ini tebal-tebal, ya, karena nanti bakal susah keringnya yang otomatis menyebabkan transfer dan gampang beleberan.

Aku harus bilang, kalau pigmentasi lip tint ini KEREN BANGET! Warnanya benar-benar intens dan bold. Bahkan walaupun hanya tap-tap natural saja warnanya sudah cukup buat cover keseluruhan bibir! Untuk foto bibir di atas, sebenarnya aku hanya tap-tap saja lalu kuratakan dengan cotton-bud, lho! Tapi warnanya cover banget, kan?

Aaaa ..... SUKA!!! Karena warna lip tint itu umumnya cenderung sheer XD

Transfer-proof? Yes! Setelah diaplikasikan, diamkan selama beberapa saat, dan saat aku cium tanganku, tidak ada tuh lip tint yang transfer ^_^

Melembapkan gak? Lumayan, tapi tetap saja finishing-nya itu drying, dan pernah aku pakai pas kondisi bibirku lagi pecah-pecah, dan tidak terlalu nyaman digunakan. Tapi tidak bikin kering sekering lip matte kok.

Untuk ketahanan? I have to say, it's amazing!

Padahal aku ada makan heboh, dan makanku itu sangat jauh dari kata anggun, tapi lip tint ini masih stay di bibir aku tanpa fading. Setelah 4 jam, lip tint ini mulai pudar, tapi masih ada di bibir, hanya fading. Padahal untuk lip tint biasa, 4 jam sudah hilang. Jadi, yes, ini long lasting!

Sayangnya, 3CE belum masuk di Indonesia. Namun kalian bisa membelinya di online shop di instagram dengan #jual2cetattooliptint dan sebagainya.

Untuk harga, memang tergolong mahal sih, sekitar Rp 140.000 sampai Rp 160.000. But, untuk ukuran 3CE sebenarnya lip tint ini termasuk ukuran terjangkau :p

-:-:-

[OVERALL]

(+)
- Packaging cute
- Long lasting
- Tidak transfer
- Sangat pigmented
- Warna intens
- Tidak perlu dipeel-off

(-)
- Warna asli jauh lebih gelap dari foto
- Harganya mahal
- Mesti beli di online shop
- Lumayan drying
- Kalau dipakai tebal-tebal bakal transfer dan susah kering
- Kalau dipakai terlalu intens, salah-salah malah kayak tante-tante (menurutku)

Rate? 8,5/10

Recomended? Buat yang suka lip tint dengan warna intens, yes, kalian wajib punya  ^_^

-:-:-

Bagaimana menurut kalian? Apakah lip tint ini worth to buy? Kalau lip tint kesukaan kalian apa?

Love you all,
XOXO

[Review] The Face Shop Yehwadam Revitalizing

|
Perkenalkan rangkaian seri terbaru dari The Face Shop Indonesia untuk anti-aging, yaitu Yehwadam Revitalizing.


Seri Yehwadam Revitalizing ini ditujukan untuk mereka yang berumur 20-30 tahun, yaitu saat di mana kolagen kulit perlu dijaga agar tetap terjaga keelastisan kulit walaupun sudah menginjak umur 30 tahun ke atas.

Jadi, seri ini lebih cocok dikatakan sebagai 'pencegahan penuaan', bukan 'mengatasi penuaan' ya, karena itu lebih cocok digunakan untuk usia 20-30 tahun.

Box-nya cuteya XD

Keterangan isi

Set ini aku dapatkan saat aku menghadiri grand launch mereka kemarin. Dan dalam set ini terdapat 2 produk ukuran full size dan 3 produk ukuran travel size.


Untuk full size-nya, aku mendapat emulsion dan toner. Sementara travel size, aku mendapat toner, emulsion, dan serum.

Sebenarnya seri ini terdiri dalam 5 produk, yaitu toner, emulsion, serum, krim, dan krim mata. Tapi aku tidak mendapat krim dan krim matanya, jadi ... ya sudahlah ya, hehehe.

Untuk packaging ukuran full size-nya, botolnya terbuat dari kaca, yang membuatnya rentan dan sedikit berat. Tapi aku jujur suka BANGET sama packaging-nya.

(From left to right : emulsion & toner. Botol toner sedikit lebih tinggi)

Why? Karena kesannya elegan dan mewah banget! Teman aku sempat ngira aku pakai produk Sulhwasso (LOL), karena tulisan depannya pakai huruf Korea gitu. Warnanya pun gradasi gitu.



Jangan lupakan, detail di tutupnya! XD

Ditambah lagi, bentuk tutupnya ini pump, jadi memudahkan penggunaan dan dijamin higenis.


Terdapat tanggal expired di bawahnya.

Untuk travel-size-nya, botolnya terbuat dari plastik. Cocok dibawa saat berpergian.


 (From left to right : toner, emulsion, & serum)


Toner dan emulsion memiliki tutup yang sama. Namun untuk serum, dia sendiri yang memiliki tutup pump XD

Untuk warna dan tekstur, kalian bisa lihat di sini.

(From top to bottom : toner, emulsion, serum)

Warna tonernya bening dan teksturnya cair banget kayak air. Untuk emulsion, warnanya ringan dan light banget di kulit. Sementara untuk serum, warnanya lebih pekat dan teksturnya pun lebih kental.

Ada wangi, gak?

Yes, series ini ada wanginya, dan wanginya itu enak banget! Wanginya semacam bebungaan dengan sentuhan tradisional. Bukan wangi floral yang manis, tapi lebih ke old-fashion floral. OMG, kalian harus banget cium wanginya! XD

Pertama, aku mengaplikasikan toner di kapas lalu diusapkan ke wajah secara perlahan.

Jujur, tonernya tidak begitu membersihkan sisa-sisa kotoran. Toner The Face Shop ini lebih cocok dikatakan sebagai moisturizing toner karena setelah pengaplikasian, kulit langsung terasa lembut.

Kedua adalah serum, cara pemakaiannya sama seperti emulsion. Tidak seperi serum lainnya yang pernah kucoba, serum The Face Shop ini lebih thick dan sedikit lengket di wajah karena teksturnya yang kental, but it's okay.

Lanjut ke emulsion. Cara pemakaiannya sangat mudah, yaitu tinggal usapkan ke wajah. Dan emulsion ini light banget di wajah dan membuat wajah lebih segar, cerah, dan lembab.

Aku pakai rangkaian ini secara rutin 2 kali sehari selama 2 minggu, dan....

Yes, wajahku mengalami perubahan.

Wajahku menjadi lebih cerah dan radiant! Juga lebih kenyal, lembab dan lembut. Kulit wajah terlihat lebih sehat dan tidak mudah kusam seperti dulu! Kulitku juga tidak memberi reaksi negatif, jadi aku suka banget sama series ini!

Untuk anti aging-nya, karena aku masih 15 tahun, aku gak bisa bilang. But, salah satu penuaan itu sebenarnya kan karena
kulit kering (and that's why pemilik kulit berminyak cenderung awet muda), dan rangkaian Yehwadam ini SANGAT melembapkan dan melembutkan kulit. Selain itu, seperti yang sudah kutulis, kondisi kulitku membaik dan tidak se'rusak' dulu, jadi series ini memperbaiki pigmen kulit. So, yes, rangkaian ini sangat worth it untuk mencegah penuaan.

Kan bikin lembab banget, cocok gak buat kulit berminyak?

Aku kulitnya kombinasi berminyak, dan aku merasa minyak di kulitku gak bertambah karena produk ini. So, yes, cocok untuk kulit berminyak.

Bikin ketergantungan, gak?

Enggak, semua kandungan yang ada di The Face Shop ini alami dan tidak ada yang membuat ketergantungan, jadi kalian bisa coba skincare lain kalau sudah bosan atau tidak mau pakai ini lagi.

Beli di mana? Kalian bisa beli di counter The Face Shop di Indonesia.

Harganya berapa? Untuk harganya, kalian bisa cek di post-ku yang ini.

-:-:-

[OVERALL]

(+)
- Packaging elegan dan mewah
- Tersedia dalam trial kit-nya juga
- Wanginya harum
- Melembapkan dan melembutkan kulit
- Membuat kulit makin kenyal dan keelastisan terjaga
- Mencerahkan kulit dan kulit terlihat lebih glowing serta radiant
- Tidak memperparah minyak di wajah
- Memperbaiki kondisi kulit yang rusak
- Mudah ditemukan
- Tidak menyebabkan ketergantungan

(-)
- Mahal

Rate? 9,8/10

Recomended? Kalau kamu orang berduit, IYA!!!! BANGET!!! Tapi mengingat harga produk ini lumayan mahal, kalian mungkin bisa coba yang trial size-nya dulu.

-:-:-

Semua yang ada di sini adalah opini JUJURKU!! Setiap kulit beda-beda, jadi kalau menurut kalian efek setelah menggunakan produk ini berbeda denganku, jangan salahkan aku, karena personally aku memang cocok dan suka banget pakai ini.

Kalau kalian biasa pakai apa?


Love you all,
XOXO

[Review] Wardah Eau De Toilette Innocence

|
Wardah punya parfum? Gak salah nulis?
Engga, aku gak salah, Wardah memang punya parfum! Aku sendiri juga baru tahu pas mereka kirimin aku ini >0<, mungkin ini produk baru, atau aku yang kudet?


Well, intinya, Wardah punya parfum, tepatnya eau de toilette dengan wewangian bernama Innocence.

Aku suka sama packaging dari eau de toilette ini, dari kardus sampai botolnya.
Kardusnya itu memberi kesan 'innocence' seperti namanya dengan warna putih dan ornamen bulu serta warna biru yang soft.





Di kardus ini, terdapat keterangan-keterangan mengenai eau de toilette ini, seperti tanggal expired.

Saat dibuka, akan tampak seperti ini.


Dan terdapat keterangan wewangian.


Wewangian dengan aroma fruity dan floral yang segar, dipadu aroma musk di sentuhan akhir, penuh inspirasi, dan membangkitkan semangat.

Semportkan pada titik-titik nadi untuk keharuman dan kesegaran yang tahan lama.

Botolnya sendiri bisa dibilang lumayan imut karena gak terlalu besar, lebih ke 'petite' (you know what I mean, right?)


Warnanya hijau tua, dikarenakan isinya memang berwarna hijau. Kemasan botolnya sendiri cukup simpel, hanya ada tulisan wardah dan tanggal expired di belakangnya.



Materi botol terbuat dari kaca, yang menjadikannya elegan. Negatifnya, parfum ini tidak travel-friendly karena dapat pecah.

Tutupnya sendiri sama seperti parfum-parfum lain.


Sekarang lanjut ke kualitas!

Tekstur dari EDT ini lumayan berminyak dan 'berat', kayak lebih thick gitu. Dan aku mewajari hal itu karena ini EDT, bukan EDC (cologne).

Untuk wanginya....

I LOVE IT!!

Wanginya itu sangat fresh dan fruity! Musk-nya juga ada sedikit, dan musk-nya tidak mengganggu overall, justru mempertegas wangi top note-nya.

Tahan lama gak?

Yes! It's long lasting! Pertama semprot saja wanginya sudah menyebar gitu. Dan wangi EDT ini bertahan 4 jam loh di aku! Karena biasanya kalau pakai body mist hanya tahan 1 jam doang, right?

Oh iya, selain Innocence, ada 4 wangi lain, lho! Yaitu Eternal (floral), Flame (vanilla), dan Shine (white tea), dan Sparks (citrus). Kalian bisa cari wangi yang sesuai dengan keinginan serta karakter kalian hanya dengan Rp 50.000. Terjangkau banget, kan? XD

-:-:-

[OVERALL]

(+)
- Harga terjangkau
- Packaging elegan
- Wanginya enak, tidak bikin mual
- Lumayan tahan lama, 4-5 jam di aku
- Dijamin halal dan ada BPOM-nya

(-)
- Bisa pecah

Rate? 9/10

Recomended? Iya dong! Di mana lagi EDT bagus dan murah? :P

-:-:-

Terima kasih sudah baca review soal produk satu ini. Kasih tahu dong, apa sih parfum yang biasa kamu gunakan?


Love you all,
XOXO